LinuX Ubuntu

Selasa, 08 Februari 2011

Cara Perawatan Karburator Vakum

Karburator vakum alias CV (Constant Velocity) sudah jadi standar motor keluaran terbaru. Bisa dilihat pada Yamaha Mio, Honda Vario, Kawasaki Kaze ZX130, Suzuki Thunder, Suzuki Satria F-150. Teknologinya sudah mengikuti teknologi karburator mobil, pertimbangannya pasti soal konsumsi bahan bakar yang irit plus buka-tutup gas yang halus.
Tapi, kinerja karburator vakum bisa terganggu kalau salah perawatan, cara merawatnya berbeda dengan karburator konvensional. Misalnya tidak disarankan buka boks filter udara. Memang awalnya tarikan terasa lebih cepat, tapi kelamaan debu bisa menghambat gerakan skep. Skep di karburator vakum beda karena bahannya dari resin dilapis teflon. Bandingkan dengan skep yang umum dengan bahan logam berlapis krom. Gara-gara kena debu, skep jadi macet dan lama kelamaan lapisan teflon tergores, hasilnya motor susah langsam/nggak stabil.
Bagian lain yang tak kalah sensitif adalah karet karburator vakum. Posisinya ada di atas karbu dan ditutup lempengan besi. Waktu servis nggak perlu dibuka karena kalau sampai salah rakit sehingga karet terjepit maka dapat mengakibatkan kebocoran sehingga putaran mesin jadi ngaco. Karet vakum juga nggak boleh kena bensin. Bisa melar atau paling parah tidak bisa digunakan lagi. Harganya mahal Bro.
Buat yang biasa korek karburator konvensional dengan reamer atau memperbesar diameter venturi. Hal ini jangan dilakukan pada karburator vakum, resikonya skep bisa oblak yang bisa berakibat mesin susah hidup.
Karburator CV bekerja dengan tekanan udara dari crankcase dan intake. Jadi perhatikan kondisi selang vakum yang menuju karbu. Seumpama retak atau sobek, langsung ganti baru karena mesin bakal susah hidup. Kondisi karet pemegang karbu dan intake manifold tidak boleh ada kebocoran karena berimbas skep bakal susah naik. Termasuk klep masuk yang tak lagi rapat pun bisa bikin daya isap ke karbu vakum jadi melorot.
Jadi, hati-hati, teknologi baru, jangan sembarangan merawat. 

Modifikasi Motor Cara Orang Sakit Jiwa

Ada banyak modifikasi motor dan beragam aliran modifkasinya. Disini saya hanya ingin membahas para modifikator motor amatir yang kebanyakan anak muda yang ingin tampil keren tapi mengesampingkan keamanan dan hak-hak orang disekitarnya.

Motor-motor modifikasi ini banyak berkeliaran di jalan raya dan sangat membahayakan diri si pemakai dan orang disekitarnya. Ini dia cara modifikasi orang-orang "sakit"...

1. Motor Ceper
Modifikasi jenis ini menginginkan sesuatu yang beda dari motornya agar tampil keren. Tapi sayangnya sang modifikator justru menyakiti dirinya sendiri. Bayangkan jika ada polisi tidur yang harus dilewati, maka mau tak mau ia harus berbelok kurang-lebih 45 derajat. Jika ada motor atau mobil kebut lain dari arah yang sama dan tak menduga ia akan berbelok dengan sudut seperti itu maka... Anda bisa menebaknya sendiri.

Itu jika sedang pelan. Bagaimana jika sedang kebut dan tak sempat ngerem? Jika polisi tidurnya tinggi yang terjadi adalah... TERBANG!. Ya mesin motor akan bersentuhan dengan ujung pilisi tidur dan akan menyebabkan tumbukan dan dengan faktor kecepatan akan menyebabkan motor melayang. Beruntung jika Tuhan masih menyayangi anda. Jika tidak?


2. Motor Dengan Spakbor dilepas
Ini modifikasi aneh lagi. Mentang-mentang sering liat Valentino Rossi balapan di moto GP lalu banyak orang yang meniru-niru gaya motornya. Mulai dari jenis bebek, Cruiser sampai sport menghilangkan spakbor belakang. Padahal spakbor belakang berguna untuk menahan air di jalan yang dilewati agar tidak nyiprat ke pengendara di belakangnya.

Saya beberapa kali kena cipratan air dari pengendara sok keren yang menghilangkan spakbor belakangnya. Pengendara tersebut sebenarnya membodohi dirinya sendiri. Lho kenapa? putaran roda belakang selain kena pengendara belakang, 15%-nya akan mengenai boncenger atau orang yang dibonceng dan 5%-nya akan mengenai si pengendara sendiri. jadi klo si pengendara melewati air lumpur maka bagian punggung pakaiannya kemungkinan ada bekas cipratan air lumpur. Kecepatan menentukan tingkat cipratan air tersebut.

Memang ada beberapa orang yang sadar akan bodohnya mereka. tapi tetep aja ada yang maksa. Pernah saya melihat orang yang menggunakan kardus yang diselipkan di lampu belakang untuk menghalangi cipratan air. Bukannya nambah keren malah keliatan bodoh.

Modifikasi dengan menghilangkan spakbor bagian belakang memang keren dan enak dilihat. Tapi itu jika di arena balap!. Klo di jalan umum malah menyusahkan anda dan pengendara lain.

Jadi terlihat bodoh. Anak muda memang kebanyakan masih bodoh. Sedikit sekali yang pintar seperti saya muahahahaha!

3. Motor dengan ban kecil
Biasanya motor ceper akan disertai dengan ban kecil. Sebenarnya ban kecil itu sangat berbahaya karena cengkeraman karet di jalan jadi berkurang menyebabkan persentasi anda kepleset baik itu karena jalan licin akibat air atau karena pengereman mendadak menjadi berkurang. Ban kecil cenderung membuat motor tak imbang.

Memang keren tapi sekali lagi anda mencoba menggadaikan nyawa anda.


4. Motor dengan lampu belakang warna putih
Wah ini memang tipe orang yang harus diberi pelajaran. Bayangkan saat malam hari anda berjalan beriringan dengan motor yang lampu belakangnya putih terang. Begitu ia ngerem sedikit maka anda akan merasakan silaunya lampu tersebut. Mata anda menjadi sakit dan karena kaget anda bisa melakukan refleks yang membahayakan diri anda semisal mengkol kiri kiri tiba-tiba padahal ada selokan. Beda dengan lampu warna merah, mata anda tidak akan begitu silau meskipun itu motor baru.

Jika anda seorang preman dan ingin memberi "pelajaran" kepada orang yang menggunakan lampu motor belakang warna putih saya sangat mendukungnya.

Cara Modifikasi Motor

Modifikasi di motor pada dasarnya semua memiliki inovasi nilai yang sama. Lihat kebutuhan ada tiga aspek dasar yang harus diikuti, antara lain:

1. Kebutuhan untuk menunjukkan sepeda 
2. Racing atau persaingan
3. Harian penggunaan sehari-hari atau motor
khusus untuk motor Honda Supra Fit (satu mesin untuk tidur / horisontal) yang dapat
dibangun atau elemen motor bebeknya buat masih terlihat.
Secara umum, modifikasi juga mengacu pada konsep yang beragam (ekstrim, fashion, minimalis) terhadap suatu konsep yang akan kita ikuti.
Idenya adalah bahwa menurut gagasan bahwa saya melarikan diri dari konsep, tahapannya meliputi:

1. Kaki-kaki renovasi
2. Perubahan dalam bentuk kerangka kerja / subframe
3. Harmonisasi tubuh
4. Menambahkan aksesoris / baut pada
5. Finishing / perakitan

Nah, sekarang kita dapat merujuk pada konsep arah yang kita akan mengikuti kebutuhan dan apa yang kita butuhkan.

Misalnya, saya punya ide di Supra Fit akan membuat saya melihat ke arah konsep racing,
Aku mungkin berubah begitu ektrem, aspek yang saya akan mengganti penutup,
bentuk tubuh kaki-kaki dan perubahan yang tidak permanen. Ada juga
rubahan bentuk motor bebek ektrem. 

Sistem Kerja Injektor

Cara kerja injektor mesin diesel common rail tidak sama dengan mesin diesel konvensional. Di sini, injektor bekerja menggunakan teknologi solenoid atau elektrik. Pada mesin lama, injektor bekerja dengan hidro-mekanik.  Malah versi terakhir, generasi ke-3, injektor bekerja secara piezo-elektrik.
Injektor mesin diesel modern sama dengan injektor mesin bensin yang menggunakan sistem injeksi. Dalam hal ini, injektor diaktifkan oleh arus listrik yang diatur oleh komputer.
Jumlah solar yang akan disemprotkan diatur berdasarkan lamanya nosel membuka. Komputer mengatur kerja injektor ini berdasarkan informasi yang diterima dari sensor-sensor lain, misalnya putaran mesin, tekanan regulator, tekanan bahan bakar,   suhu solar, posisi pedal gas,  putaran mesin, silinder, tekanan turbo, aliran udara, air pendingin, kecepatan kendaraan dan seterusnya.
Rangkaian komponen tersebut  jelas tidak diperlukan atau tidak ada pada  mesin diesel konvensional. Komputer juga menentukan waktu injeksi (injection timing) berdasarkan  sinyal yang diterimanya dari sensor di kruk as atau roda gila.
Dengan demikian, mesin diesel common rail, mampu memenuhi harapan banyak orang.  Untuk mengurangi getaran misalnya,  cukup dilakukan  dengan  menyemprotkan bahan bakar secara bertahap untuk mencegah  timbulnya ledakan besar bila dilakukan sekaligus.  Cara ini mirip seperti orang melakukan pembelian secara kredit.   Kalau pembayaran dilakukan sekaligus, ‘kantung langsung meledak’.
Di lain hal, karena tekanan pada sistem pasokan bahan bakar sangat tinggi, molekul semprotan lebih kecil dan merata. Hasilnya, pembakaran berlangsung  mulus dan lancar. Tekanan tinggi dari common rail terus ditingkatkan untuk mesin-mesin diesel masa mendatang.
Kini,  para pakar  mesin  diesel  sudah ancang-ancang menaikkan tekanan  sampai 2000 bar. Dengan tekanan setinggi itu ditambah lagi dengan kemampuan komputer mengatur waktu  injeksi yang lebih fleksibel, para ahli sudah menyimpulkan, mesin diesel nantinya tak lagi memerlukan glow plug atau busi pijar   untuk menghidupkan mesin di pagi hari.    Caranya, cukup dengan menunda waktu penyemprotan bahan bakar.
Daya tarik lain dari mesin diesel adalah turbocharger. Perbandingan kompresi yang tinggi, membuat turbo lebih “sreg”  hidup bersama dengan  mesin diesel ketimbangan  bensin.  Karena itu jangan heran, kemampuan mesin diesel menghasilkan tenaga akan menyamai mesin bensin. Sedangkan efisiensi atau keiritan, tak bisa ditandingi oleh mesin bensin.
Generasi Common Rail:
Ke-1: Injektor  yang bekerja denga solenoid dengan tekanan injeksi sampai 1350 bar
Ke-2: Injektor solenoid dengan tekanan injeksi ampai 1600 bar
Ke-3: Piezo injektor dengan tekanan 1800 bar.

Sistem rem hidraulis

Sistem rem hidraulis adalah sistem rem yang mekanisme pemindahan tenaga dari pengemudi menggunakan media fluida (cairan/minyak) untuk melakukan pengereman pada roda. Komponen utama dari sistem rem hidraulis terdiri dari Brake pedal, brake booster, master cylinder, brake pipe, proportioning valve, caliper(tipe disk brake), wheel cylinder (tipe drum brake).
 


Brake booster
Pada mobil untuk melakukan pengereman pada keempat roda hanya dilakukan pada satu brake pedal, sehingga dapat anda bayangkan betapa beratnya kerja brake pedal untuk memperbesar tekanan dari pengemudi. Oleh sebab itu dibutuhkan komponen tambahan yaitu brake booster yang berfungsi untuk memperingan kerja pedal dengan meningkatkan tenaga pengemudi empat sampai lima kali lipat memanfaatkan kevakuman intake manifold pada saat mesin hidup.

Prinsip kerja brake booster memanfaatkan tenaga kevakuman yang di hasilkan oleh intake manifold pada saat mesin hidup, Seperti yang terdapat pada gambar diatas, terdapat 2 chamber (vacuum chamber dan Variable pressure chamber) pada booster yang masing-masing dipisahkan oleh diaphragm. Input shaft(operating rod) berhubungan dengan brake pedal dan mengatur buka tutupnya atmospheric vacuum port yang berhubungan dengan variable pressure chamber. Fulcrum plate menempel pada diaphragm ditahan oleh spring dan berhubungan dengan master cylinder push rod. Kemudian Vacuum connection berhubungan dengan selang vacuum ke intake manifold.

Sistem Rem



Sistem rem pada kendaraan merupakan salah satu komponen penting keamanan dalam berkendara, tidak berfungsinya rem dapat menimbulkan bahaya, dan ini penting sekali dalam pekerjaan membongkar, memeriksa, menyetel dan memperbaiki serta merakitnya dengan secermat mungkin. Adapun fungsi dari sistem rem itu sendiri adalah :
  1. Untuk mengurangi kecepatan sampai menghentikan kendaraan.
  2. Mengontrol kecepatan selama berkendara.
  3. Untuk menahan kendaraan pada saat parkir dan berhenti pada jalan yang menurun atau menanjak.

Prinsip kerja sistem rem adalah mengubah tenaga kinetik menjadi panas dengan cara menggesekan dua buah logam pada benda yang berputar sehingga putarannya akan melambat. Oleh sebab itu komponen rem yang bergesekan ini harus tahan terhadap gesekan (tidak mudah aus), tahan panas dan tidak mudah berubah bentuk pada saat bekerja dalam suhu tinggi. Sistem rem mobil diklasifikasikan berdasar :
  • Lokasi pemasangan : pada roda (wheel brake) dan Propeller shaft (center brake)
  • prosedur operasi : Manual type (parking brakes) dan foot pressure brakes (servis brakes)
  • Kontruksi : Internal expansion (drum brakes), external expansion, Disk brakes
  • Mekanisme : Mechanikal types, Hydraulic types, Pneumatic Types, Vacuum types, Exhaust brakes.

Kelebihan dan kekurangan motor 2 dan 4 tak

1. Mesin 2 tak
a. Keuntungan 
1)      Proses pembakaran terjadi setiap putaran poros engkol, sehingga putaran poros engkol lebih halus untuk itu putaran lebih rata.
2)      Tidak memerlukan katup, komponen lebih sedikit, perawatan lebih mudah dan relatif murah
3)      Momen puntir untuk putaran lanjutan poros lebih kecil sehingga menghasilkan gerakan yang halus
4)      Bila dibandingkan dengan mesin empat langkah dalam kapasitas yang sama, tenaga yang dihasilkan lebih besar
b. Kerugian 
1)      Langkah masuk dan buang lebih pendek, sehingga terjadi kerugian langkah tekanan kembali gas buang lebih tinggi
2)      Karena pada bagian silinder terdapat lubang-lubang, timbul gesekan antara ring piston dan lubang akibatnya ring piston akan lebih cepat aus.
3)      Karena lubang buang terdapat pada bagian silinder maka akan mudah timbul panas
4)      Putaran rendah sulit diperoleh
5)      Memakai oli pelumas tambahan untuk campuran bahan bakar

2. Mesin 4 Tak
    Berikut ini adalah perbedaan motor 4 tak di lihat dari cara kerja mesin  yaitu
    1. Untuk mendapatkan 1 kali tenaga hasil dari pembakaran gas, diperlukan 4x gerakan piston naik dan turun dengan 2 kali putaran poros engkol. Penjelasannya yaitu:
      1)      TAK 1 : Gerak isap (piston bergerak dari TMA menuju TMB)
      2)      TAK 2 : Gerak kompresi/pemampatan (piston bergerak dari TMB menuju TMA)
      3)      TAK 3 : Gerak tenaga (piston bergerak dari TMA menuju TMB)
      4)      TAK 4 : Gerak Buang Sisa Pembakaran (piston bergerak dari TMB menuju TMA) Ditinjau dari jenis bahan bakar yang dipakai dan konstruksi silinder
      1. Bahan bakarnya bensin/pertamax murni (tidak dicampur)
      2. Setiap cylindernya memiliki 2 buah atau 4 buah katup
      3. Cylindernya hanya memiliki 1 macam compressi yaitu compressi cylinder
      4. Setiap piston memiliki 3 buah ring yaitu : ring compressi I, ring compressi II, rong oli. Ketiga ring ini sangat berguna untuk membantu pelumasan pada piston.
      Kelebihan dan kekurangan Motor 4 Tak
      1. a. Keuntungan
      1)      Karena proses pemasukan, kompresi, kerja, dan buang prosesnya berdiri sendiri-sendiri sehingga lebih presisi, efisien dan stabil, jarak putaran dari rendah ke tinggi lebih lebar (500- 10000 rpm).
      2)      Kerugian langkah karena tekanan balik lebih kecil dibanding mesin dua langkah sehingga pemakaian bahan bakar lebih hemat.
      3)      Putaran rendah lebih baik dan panas mesin lebih dapat didinginkan oleh sirkulasi oli
      4)       Langkah pemasukan dan buang lebih panjang sehingga efisiensi pemasukan dan tekanan efektif rata-rata lebih baik
      5)      Panas mesin lebih rendah dibanding mesin dua langka
      1. Kerugian
        1)      Komponen dan mekanisme gerak katup lebih kompleks, sehingga perawatan lebih sulit
        2)       Suara mekanis lebih gaduh
        3)       Langkah kerja terjadi dengan 2 putaran poros engkol, sehingga keseimbangan putar tidak stabil, perlu jumlah silinder lebih dari satu dan sebagai peredam getaran.

        MOTOR 2 TAK

         Mesin dua tak adalah mesin pembakaran dalam yang dalam satu siklus pembakaran terjadi dua langkah piston, berbeda dengan putaran empat-tak yang mempunyai empat langkah piston dalam satu siklus pembakarannya, meskipun keempat proses (intake, kompresi, tenaga, pembuangan) juga terjadi. Untuk memahami prinsip kerja, perlu dimengerti istilah baku yang berlaku dalam teknik otomotif :
        • Ruang bilas yaitu ruangan dibawah piston dimana terdapat poros engkol (crankshaft), sering disebut dengan bak engkol (crankcase) berfungsi gas hasil campuran udara, bahan bakar dan pelumas bisa tercampur lebih merata.
        • Pembilasan (scavenging) yaitu proses pengeluaran gas hasil pembakaran dan proses pemasukan gas untuk pembakaran dalam ruang bakar.
        • Prinsip Kerja Motor 2 Tak
        Pada 2 tak ini untuk satu kali tenaga hanya memerlukan 2 langkah atau gerakan piston, dimana pada setiap langkah terjadi beberapa proses, 2 langkah tersebut yaitu  1) Langkah pertama 
        a) Dibawah piston Sewaktu piston bergerak keatas menuju TMA ruang engkol akan membesar dan menjadikan ruang tersebut hampa (vakum). Lubang pemasukan terbuka. Dengan perbedaan tekanan ini, maka udara luar dapat mengalir dan bercampur dengan bahan bakar di karburator yang selanjutnya masuk ke ruang engkol (disebut langkah isap atau pengisian ruang engkol)
         
        b) Di atas piston Disisi lain lubang pemasukan dan lubang buang tertutup oleh piston, sehingga terjadi proses langkah kompresi disini. Dengan gerakan piston yang terus ke atas mendesak gas baru yang sudah masuk sebelumnya, membuat suhu dan tekanan gas meningkat. Beberapa derajat sebelum piston mencapai TMA busi akan melentikkan bunga api dan mulai membakar campuran gas tadi (langkah ini disebut langkah compresi) 2) Langkah kedua a) Di atas piston Ketika piston mencapai TMA campuran gas segar yang dikompresikan dinyalakan oleh busi. Gas yang terbakar mengakibatkan ledakan yang menghasilkan tenaga sehingga mendorong piston memutar poros engkol melalui connecting rod sewaktu piston bergerak kebawah menuju TMB (langkah usaha). Beberapa derajat setelah piston bergerak ke TMB lubang buang terbuka oleh kepala piston, gas-gas bekas keluar melalui saluran buang (langkah buang)
         
        b) Di bawah piston Beberapa derajat selanjutnya setelah saluran buang dibuka, maka saluran bilas (saluran transfer) mulai terbuka oleh tepi piston. Ketika piston membuka lubang transfer segera langkah pembuangan telah dimulai. Gas baru yang berada di bawah piston terdesak, campuran yang dikompresikan tersebut mengalir melalui saluran bilas menuju puncak ruang bakar sambil membantu mendorong gas bekas keluar (proses ini disebut pembilasan

        MOTOR 4 TAK

        adalah sebuah mesin dimana untuk menghasilkan sebuah tenaga memerlukan empat proses langkah naik-turun piston, dua kali rotasi kruk as, dan satu putaran noken as (camshaft). Untuk memahami prinsip kerja, perlu dimengerti istilah baku yang berlaku dalam teknik otomotif :
        • TMA (titik mati atas) atau TDC (top dead centre), posisi piston berada pada titik paling atas dalam silinder mesin atau piston berada pada titik paling jauh dari poros engkol (crankshaft).
        • TMB (titik mati bawah) atau BDC (bottom dead centre), posisi piston berada pada titik paling bawah dalam silinder mesin atau piston berada pada titik paling dekat dengan poros engkol (crankshaft).
        a. Prinsip kerja motor 4 langkah yaitu: Untuk prinsip kerja motor 4 tak atau 4 langkah yaitu yang pertama adalah langkah isap,kompresi, usaha buang, akan dijelaskan dibawah  
        1) Langkah Hisap Sewaktu piston bergerak dari TMA ke TMB, maka tekanan diruang pembakaran menjadi hampa (vakum). Perbedaan tekanan udara luar yang tinggi dengan tekanan hampa, mengakibatkan udara akan mengalir dan bercampur dengan gas. Selanjutnya gas tersebut masuk melalui katup masuk yang terbuka mengalir masuk dalam ruang cylinder. Prosesnya adalah
        a)      Piston bergerak dari Titik Mati Atas  (TMA) menuju Titik Mati Bawah (TMB). 
        b)      Katup buang tertutup dan katup masuk terbuka, bahan bakar masuk ke silinder 
        c)      Tekanan negatif piston menghisap kabut udara-bahan bakar masuk ke silinder 
         2) Langkah Kompresi Setelah melakukan pengisian, piston yang sudah mencapai TMB kembali lagi bergerak menuju TMA, dimana katup masuk dan katup buang tertutup, ini memperkecil ruangan diatas piston, sehingga campuran udara-bahan bakar menjadi padat, tekanan dan suhunya naik. Tekanannya naik kira-kira tiga kali lipat. Beberapa derajat sebelum piston mencapai TMA terjadi letikan bunga api listrik dari busi yang membakar campuran udara-bahan bakar. Prosesnya sebagai berikut : 
        a)      Piston bergerak kembali dari TMB ke TMA 
        b)      Katup masuk menutup, katp buang tetap tertutup, 
        c)      Bahan Bakar termampatkan ke dalam kubah pembakaran (combustion chamber) sehingga suhu dan tekanan akan naik 
        d)     Sekitar +- 8 derajat sebelum TMA , busi mulai menyalakan bunga api dan memulai proses pembakaran 
        3) Langkah Tenaga Dimulai ketika campuran udara/bahan-bakar dinyalakan oleh busi. Dengan cepat campuran yang terbakar ini merambat dan terjadilah ledakan yang tertahan oleh dinding kepala silinder sehingga menimbulkan tendangan balik bertekanan tinggi yang mendorong piston turun ke silinder bore. Gerakan linier dari piston ini dirubah menjadi gerak rotasi oleh poros engkol. Enersi rotasi diteruskan sebagai momentum menuju flywheel yang bukan hanya menghasilkan tenaga, counter balance weight pada kruk as membantu piston melakukan siklus berikutnya. Prosesnya sebagai berikut : 
        a)  Ledakan tercipta secara sempurna di ruang bakar, dan Piston terlempar dari TMA menuju TMB 
        b)  Katup masuk menutup penuh, katup buang menutup tetapi menjelang akhir langkah usaha katup buang   mulai sedikit terbuka. 
        c)  Terjadi transformasi energi gerak bolak-balik piston menjadi energi rotasi pada poros engkol 
        4) Langkah Buang (Exhaust stroke) Pada langkah buang, piston bergerak dari TMB menuju TMA, katup masuk tertutup dan katup buang terbuka, Langkah buang ini menjadi sangat penting untuk menghasilkan operasi kinerja mesin yang lembut dan efisien. Prosesnya adalah : 
        a) Counter balance weight pada poros engkol memberikan gaya untuk menggerakkan piston dari TMB ke   TMA 
        b) Katup buang terbuka Sempurna, katup masuk menutup penuh 
        c) Gas sisa hasil pembakaran didesak keluar oleh piston melalui port exhaust menuju knalpot 
         
        b. Over laping overlaping adalah sebuah kondisi dimana kedua katup masuk dan katup buang berada dalam possisi sedikit terbuka pada akhir langkah buang hingga awal langkah hisap.  Berfungsi untuk efisiensi kinerja dalam mesin pembakaran dalam. Adanya hambatan dari kinerja mekanis klep dan inersia udara di dalam manifold, maka sangat diperlukan untuk mulai membuka klep masuk sebelum piston mencapai TMA di akhir langkah buang untuk mempersiapkan langkah hisap. Dengan tujuan untuk menyisihkan semua gas sisa pembakaran, klep buang tetap terbuka hingga setelah TMA. Derajat overlaping sangat tergantung dari desain mesin dan seberapa cepat mesin ini ingin bekerja. Manfaat dari proses overlaping : 
        a) Sebagai pembilasan ruang bakar, piston, silinder dari sisa-sisa pembakaran 
        b) Pendinginan suhu di ruang bakar 
        c) Membantu exhasut scavanging (pelepasan gas buang)
        d) memaksimalkan proses pemasukkan bahan-bakar 

        BAGIAN BAGIAN MOTOR BAKAR

        Secara garis besar untuk motor pembakaran dalam memiliki beberapa komponen penting, khususnya adalah pada konstruksi mesin mobil atau sepeda motor tersebut ada tiga bagian utama, yaitu:
        1)      Bagian kepala silinder (cylinder kead) yang dilengkapi dengan tutup kepala silinder.
        2)      Bagian blok silinder (cylinder block) merupakan bentuk dasar dari mesin.
        3)      Bagian bakengkol (crank case) tempat untuk pelumas dan rumah komponen. 
        1. Bagian Kepala Silinder Kepala silinder terbuat dari besi tuang, cast iron atau almunium yang terletak diatas blok mesin. bagian bawah kepala silinder diberi bentuk cekung untuk ruang bakar, satu lubang untuk busi dan dua lubang untuk mekanik katup (Untuk 4 tak), tetapi untuk 2 tak, hanya sebagai penutup kepala silinder yang berfungsi untuk ruang bakar dan tempat busi.
           

          2. Bagian Blok Silinder (Cylinder Block) 
          Blok silinder (cylinder block) juga terbuat dari besi tuang atau almunium paduan, maksudnya untuk mengurangi berat dan menambah panas radiasi. Disini terdapat lubang silinder yang diberi lapisan khusus (cylinder liner) untuk mengurangi keausan silinder, karena gesekan naik turunnya torak atau piston.
          3. Bagian Engkol (Crank Case) Crankcase (bak engkol) biasanya terbuat dari aluminium die casting dengan sedikit campuran logam. terletak di bawah blok silinder dan Bak engkol fungsinya sebagai rumah dari komponen yang ada di bagian dalamnya, yaitu komponen Generator atau alternator untuk pembangkit daya tenaga listriknya sepeda motor, Pompa oli, Gigi persneling atau gigi transmisi (pada sepeda motor) dan Poros engkol yang berfungsi mengubah gerakan piston menjadi gerakan putar (mesin) dan meneruskan gaya kopel (momen gaya) yang dihasilkan motor ke alat pemindah tenaga sampai ke roda.  

          Minggu, 06 Februari 2011

          Motor

           PENGERTIAN MESIN
          Motor bakar adalah mesin atau pesawat yang menggunakan energi termal untuk melakukan kerja mekanik, yaitu dengan cara merubah energi kimia dari bahan bakar menjadi energi panas, dan menggunakan energi tersebut untuk melakukan kerja mekanik. Energi termal diperoleh dari pembakaran bahan bakar pada masin itu sendiri. Jika ditinjau dari cara memperoleh energi termal ini (proses pembakaran bahan bakar), maka motor bakar dapat dibagi menjadi 2 golongan yaitu
          1. motor pembakaran luar (external combustion engine)
          yaitu suatu motor bakar dimana proses pembakaran atau perubahan energi panas dilakukan diluar dari mekanisme/konstruksi mesin, dan dari ruang pembakaran energi panas tersebut dialirkan ke konstruksi mesin melalui media penghubung. Contoh aplikasinya adalah pada :  -mesin uap / turbin uap
          1. Motor pembakaran dalam (internal combustion engine) yaitu h suatu motor bakar dimana proses pembakaran atau perubahan energi panas dilakukan didalam konstruksi mesin itu sendiri, dan tempat terjadinya proses pembakaran itu disebut ruang bakar (combustion chamber). Contoh aplikasinya adalah pada :
            1. motor bensin
            2. motor diesel
            3. mesin jet
            
          Berdasarkan pada prinsip kerja atau proses kerjanya dibagi menjadi 2 macam yaitu
          1. Prinsip kerja motor 2 tak
          2. Prinsip kerja motor 4 tak