LinuX Ubuntu

Jumat, 04 Februari 2011

pengertian e-commerce,e-banking,E-Learning

e-commerce secara umum dapat diartikan sebagai proses transaksi jual beli secara elektronik melalui media internet.

e-banking atau Electronic Banking, bisa diartikan sebagai aktifitas perbankan di internet. Layanan ini memungkinkan nasabah sebuah bank dapat melakukan hampir semua jenis transaksi perbankan melalui sarana internet, khususnya via web. Mirip dengan penggunaan mesin ATM, lewat sarana internet seorang nasabah dapat melakukan pengecekan rekening, transfer dana antar rekening, hingga pembayaran tagihan-tagihan rutin bulanan (listrik, telepon, dsb.) melalui rekening banknya. Jelas banyak keuntungan yang akan bisa didapatkan oleh nasabah dengan memanfaatkan layanan ini, terutama bila dilihat dari waktu dan tenaga yang dapat dihemat karena transaksi e-banking jelas bebas antrian dan dapat dilakukan dari mana saja sepanjang nasabah dapat terhubung dengan jaringan internet.


Untuk dapat menggunakan layanan ini, seorang nasabah akan dibekali dengan login dan kode akses ke situs web dimana terdapat fasilitas e-banking milik bankbersangkutan. Selanjutnya, nasabah dapat melakukan login dan dapat melakukan aktifitas perbankan melalui situs web bank bersangkutan.

E-banking sebenarnya bukan barang baru di internet, tapi di Indonesia sendiri, baru beberapa tahun belakangan ini marak diaplikasikan oleh beberapa bank papan atas. berkaitan dengan keamanan nasabah yang tentunya menjadi perhatian utama dari para pengelola bank disamping masalah infrastruktur bank bersangkutan.
Keamanan merupakan isu utama dalam e-banking karena sebagaimana kegiatan lainnya seperti di internet, transaksi perbankan di internet juga rawan terhadap pengintaian dan penyalahgunaan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.Oleh karena itu sebuah situs e-banking diwajibkan untuk menggunakan standar keamanan yang sangat ketat untuk menjamin bahwa setiap layanan yang mereka sediakan hanya dimanfaatkan oleh mereka yang memang betul-betul berhak. Salah satu teknik pengamanan yang sering dugunakan dalam e-banking adalah melalui SSL ( Secure Socket Layer ) maupun lewat protokol HTTPS ( Secure HTTP ) 

E-Learning adalah pembelajaran jarak jauh (distance Learning) yang memanfaatkan teknologi komputer, jaringan komputer dan/atau Internet. E-Learning memungkinkan pembelajar untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus secara fisik pergi mengikuti pelajaran/perkuliahan di kelas. E-Learning sering pula dipahami sebagai suatu bentuk pembelajaran berbasis web yang bisa diakses dari intranet di jaringan lokal atau internet. Sebenarnya materi e-Learning tidak harus didistribusikan secara on-line baik melalui jaringan lokal maupun internet, distribusi secara off-line menggunakan media CD/DVD pun termasuk pola e-Learning. Dalam hal ini aplikasi dan materi belajar dikembangkan sesuai kebutuhan dan didistribusikan melalui media CD/DVD, selanjutnya pembelajar dapat memanfatkan CD/DVD tersebut dan belajar di tempat di mana dia berada.

Rabu, 02 Februari 2011

Mengenal Elemen Kerja Browser Mozilla Firefox

Pada saat Anda akan memulai menggunakan fasilitas internet, maka ada baiknya Anda mengenal terlebih dahulu tentang elemen kerja dari salah satu browser yang akan digunakan, contohnya Mozilla Firefox.

Bagian-bagian tersebut dapat, paling tidak, menjelaskan elemen kerja dari browser Mozilla Firefox. Elemen kerja browser yang lain pun hampir sama.

pengertian Browser

Browser, kata dasarnya adalah “browse” jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah melihat-lihat atau membaca-baca. Jadi browser merupakan suatu software/program yang dikhususkan untuk dapat mengakses dan melihat isi dari sebuah website yang kita akses di internet.
Jenis-jenis Browser
Browser yang saat ini paling banyak digunakan adalah internet explorer dan Mozilla Firefox . Selain itu browser lainnya adalah opera, netscape navigator/communicator, Arena, Lynx serta      beberapa browser lainnya. Tiap-tiap browser memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ada yang lebih unggul dalam hal tampilan yang serba 3 dimensi, ada juga yang lebih unggul dalam hal kecepatan akses, ada yang lebih unggul dalam masalah keamanan/proteksi dan dalam fasilitas-fasilitas lainnya.
Dari sekian banyak browser, ada beberapa kemiripan fungsi dan fasilitas yang diberikan. Diantaranya adalah :
  1. Umumnya tiap browser menyediakan fasilitas “Address” yang berfungsi untuk mengetikkan alamat situs yang akan kita akses.
  2. Umumnya mempunyai tombol-tombol : “Back” / “Previous” berfungsi untuk kembali ke halaman sebelumnya, “Forward” / “Next” berfungsi untuk maju ke ke halaman berikut yang sudah pernah diakses sebelumnya, “Refresh” / “Reload” berfungsi untuk mencoba ulang akses ke salah satu websit yang kita tuju, tombol “Stop” berfungsi untuk memberhentikan proses “loading” ketika membuka sebuah website.
Tips menjelajah internet
Berikut ini beberapa tips dalam menjelajah internet di rumah maupun di warnet.
  1. Untuk menghemat waktu, bukalah beberapa situs yang dicari sekaligus. Jika menggunakan browser Mozilla hal ini dapat dilakukan hanya dengan membuka satu window saja.
  2. Jika menggunakan komputer di rumah, gunakanlah ISP yang bagus. Baik dari segi biaya, kecepatan aksesnya maupun pelayanannya.
  3. Gunakan search engine untuk memudahkan pencarian informasi, seperti www.google.com atau www.yahoo.com atau boleh juga yang lainnya.
Ketika menjelajah isi internet (browsing) kita mungkin menemukan file (baik berupa text, gambar, ataupun video) yang ingin di download agar bisa di jalankan di PC kita. Karenanya, akan lebih baik jika pada komputer kita sudah terinstal software khusus untuk mendownload file. Fungsi dari software downloader tersebut agar ketika hubungan internet terputus, kita tidak perlu mendownload ulang dari awal. Contoh software untuk mendownload cukup banyak, di antaranya Free Download Manager, Download Accelerator, Mass Downloader dan lain-lain. 

 

Cara Setting TELKOMNET INSTAN

Bila modem selesai di install langkah selanjutnya adalah mempersiapkan koneksi ke TelkomNet Instan. Kita bisa membuat ikon khusus koneksi di dekstop yang berfungsi untuk menghubungkan komputer ke TelkomNet.
Klik "Start" dan masuk ke "Control Panel"
Klik ikon "Internet Options", akan muncul kotak dialog "Internet Properties"
klik "Tab Connections"
Klik "Setup", akan muncul kotak dialog "New Connection Wizard"
klik "Next"
Pilih "Connect to the Internet" dan klik "Next"
Pilih "Set up my connection manually" dan klik "Next"
Pilih "Connect using a dial-up modem" dan klik "Next"
.
Ketik di ISP Name "TelkomNet Instan", klik "Next"
Isikan 080989999 di kotak "Phone number", klik "Next"
Isikan:
� User id : telkomnet@instan
� Password : telkom
Klik "Next", Windows akan menyelesaikan koneksi ke TelkomNet dan akan muncul kotak dialog "Completing the New Connection Wizard".
Centang "Add a shortcut to this connection to my dekstop" agar muncul ikon koneksi di dekstop. Setelah selesai klik "Finish".

jenis-jenis koneksi internet

  • Analog Dial up = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan line telepon. Dengan menggunakan sebuah modem dial-up. Saat online [ connect ] maka telepon tidak dapat digunakan.
    - Perhitungan pulsa telepon berjalan + biaya internet dari provider.  Biaya ditentukan total lama penggunaan [ vario price ],
    - Jaman awal-awal kecepatan dibawah 10kb , nmun hingga sekarang kecepatan max 56kb.
    - kecuali leased line [ sambungan kabel khusus dan one to one / tidak terbagi ] kecepatan 64kb – 128kb. namun sudah tidak begitu terkenal.
    - seluruh daerah yang terdapat line telepon dapat menggunakan koneksi ini.
    Pengembangan lanjutannya adalah ISDN [ Integrated services digital network ] kecatan max 128kb.
  • Broadband = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan kabel tv, dengan menggunakan modem broadband. Saat online dapat sekaligus nonton tidak berpengaruh.
    - Dan biaya lebih hemat cukup membayar abodemen tv cable + biaya internet provider dan internet bisa di akses 24 jam online [ no limit ] tanpa batas. [ fix rate bulanan ] ditentukan oleh kecepatan yang diambil.
    - kecepatan mulai dari 384kb – 3mb saat ini.
    - Namun hanya daerah yang dilewati kabel tv yang bisa menggunakan koneksi ini.

  • ADSL = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan line telepon juga. Namun ADSL menggunakan teknologi yang lebih modern.  Saat online jalur telepon tidak terganggu, dapat digunakan dalam kebersamaan.
    - Biaya cukup membayar provider internet, karena dianggap pulsa tidak berjalan, hanya pinjem kabel teleonnya saja. Sistem perhitungan berdasarkan besarnya kilobyte  yang digunakan, koneksi 24 jam online. [ Fix rate by quantity traffict ],
    - Kecepatan Maximum download speed about 384 Kbps and upload speed about 64 Kbps
    - hanya daerah tertentu juga yang bisa menggunakan koneksi ini.

  • Wave atau Gelombang Radio, sempat berjalan namun memang tidak banyak yang menggunakannya, koneksi jenis ini adalah menggunakan sebuah modem khusus yang ditembak ke sebuah BTS juga kita sebut yang terdekat. karena menggunakan gelombang maka cuaca jelek koneksi jelek.
    - Biaya cukup membayar provider, akan dipinjamkan alat khusus receivernya. [ fix rate bulanan ] unlimited use.
    - kecepatan hingga 512kbs
    - lokasi tertentu yang ada pemancar baru bisa.

  • T1 dan T3 line, T1 merupakan pilihan yang populer untuk disewakan bagi kepentingan bisnis untuk tersambung ke Internet dan untuk ISP tersambung ke backbone Internet. T-1 Lines merupakan koneksi telepon terdedikasi yang mendukung besaran data hingga 1.544 Mbps.
    T3  merupakan jaringan telepon yang didedikasikan untuk mendukung transfer data hingga 43 hingga Mbps.
    - Biaya pasti lebih tinggi dan ini digunakan untuk kepentingan bisnis. dan biasanya fix rate bulanan by speed for unlimited use.
    - lokasi bisa dibicarakan dengan provider.

  • Satelite VSAT, Koneksi menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup cepat namun  termahal. Koneksi ini kita harus menggunakan sebuah payung [ parabola khusus ] untuk menangkap signal satelit.
    - kecepatan dari 64 hingga 2mb [ berlaku hanya di Indonesia ] international lebih dari 2mb.
    - biaya  fix rate bulanan by speed for unlimited use.
    - lokasi ditentukan oleh ISP yang menyediakan fasilitas ini.

  • Fiber Optic, Koneksi jenis ini menggunakan sambungan kabel fiber optic [ kabel yang kecepatannya setara dengan kecepatan cahaya ] yang tersambung antara provider dengan perusahaan. Ini biasanya untuk perusahaan besar seperti Banking, Securitas, dll.
    - kecepatannya hingga 1Gb mmm Manteeep booo [ buat main game no lag anymore hehe ]
    - biaya fix rate bulanan ditentukan oleh kecepatan kapasitas / bandwith yang di pilih
    - lokasi ditentukan oleh mereka yang bersangkutan [ maksudnya dibicarakan gitu nanti ditarik kabelnya ]

  • WIFI / Hotspot, Jenis koneksi ini mulai heboh akhir-akhir ini. Dibeberapa kafe, mal berlomba-lomba memberikan fasilitas ini bahkan gratis untuk para pengunjung / langganan mereka. Wi-fi ini bisa terkoneksi apabila kita memiliki modem WIFI, biasanya notebook jadul belum ada  jangan sedih bisa dibeli kok slot pcmci atau colokan usb. Kalau notebook baru biasanya sudah build in semua, dan handphone smartphone khususnya telah memiliki wifi build in juga. sehingga bisa langsung dapat digunakan.
    - biaya GRATIS – kalo penyedianya kasi gratis. Kalo bayar maka biasanya di hitung oleh jumlah kb yang digunakan, model seperti isi voucher hp. semua ini tergantung kepada ISP / penyedia jasa internet.
    - kecepatan 11mb — 100mb [ semacam lan card  ]
    - lokasi biasanya di mall, cafe, dan tempat yang ada memang kita telah tahu, misalnya kantor, rumah.
 
  • HANDPHONE = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan handphone. Dapat dihubungkan melalui Bluetooth maupun usb cable data. Saat online jalur telepon juga tidak terganggu. Bisa menggunakan jaringan GSM maupun CDMA. GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G atau bahkan teknologi terbaru high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan teknologi CDMA 2000 1x hampir setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama semua yaitu menggunakan sistem perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari 64kb – 2mb.
    Untuk detail kecepatan internet handphone bisa dilihat di sini.
VN:F [1.9.7_1111]

Cara Menginstal Modem Melalui Fasilitas Remove Hardware

  1. Dari Control Panel, pilih Phone and Modem Options. Pilih tab Modems.
    .
  2. Pilih Standard Modem over IR yang attached to port COM tertentu, jangan pilih modem yang Not present. Nomor dibelakang nama standard modem ini disebabkan ada lebih dari satu kali langkah instalasi modem dilakukan. Untuk contoh pada gambar Standard Modem yang tersedia adalah yang ada pada COM16. Pilih menu Properties (jika Anda memilih modem yang Not Present maka menu properties ini tidak aktif dan tidak akan bisa dipilih).Berikutnya dari properties modem pilih tab Advanced, isikan string pada Extra initialization commands seperti pada gambar
    +crm=1;+cso=33

Setting Dial Up Networking untuk Flexi

  1. Dari Control Panel pilih Network Connections
  2. Pilih Wizard New Connection Wizard, pilih Next
  3. Pilih Jenis Koneksi: Connect to the Internet, lalu pilih Next
  4. Pilih Cara Koneksi: Set up my connection manually, lalu pilih Next
  5. Pilih Koneksi Internet: Connect Using a dial-up modem, lalu pilih Next
  6. Isi ISP Name sesuai dengan yang Anda inginkan, sebagai contoh isikan telkomflexi, lalu pilih Next
  7. Masukkan nomor dial tekom flexi yaitu: #777, lalu pilih Next
  8. Masukkan username: telkomnet@flexi, password dan confirm password: telkom, lalu pilih Next
  9. Selanjutnya untuk setiap akan melakukan koneksi ke Internet Anda akan mendapat layar seperti ini

    setelah ini masih Ada satu langkah untuk memastikan Anda menggunakan modem yang tepat, pilih Properties
  10. Dari telkomnet properties pada tab General pilihlah connect using Modem-Standard Modem over IR link sesuai dengan yang tadi Anda install. Pastikan koneksi infrared Anda masih aktif ke komputer, jika infrared handphone sudah tidak aktif lagi maka pilihan modem tersebut tidak akan tampil.

    Setelah memilih modem yang tepat sesuai dengan modem yang telah Anda set extra initialization commands pada langkah sebelumnya, klik Ok.

Selasa, 01 Februari 2011

Enkripsi untuk Keamanan Data Pada Jaringan

Salah satu hal yang penting dalam komunikasi menggunakan computer untuk menjamin kerahasian data adalah enkripsi. Enkripsi dalah sebuah proses yang melakukan perubahan sebuah kode dari yang bisa dimengerti menjadi sebuah kode yang tidak bisa dimengerti (tidak terbaca). Enkripsi dapat diartikan sebagai kode atau chiper. Sebuah sistem pengkodean menggunakan suatu table atau kamus yang telah didefinisikan untuk mengganti kata dari informasi atau yang merupakan bagian dari informasi yang dikirim. Sebuah chiper menggunakan suatu algoritma yang dapat mengkodekan semua aliran data (stream) bit dari sebuah pesan menjadi cryptogram yang tidak dimengerti (unitelligible).
A. Enkripsi Konvensional.
Proses enkripsi ini dapat digambarkan sebagai berikut :
Plain teks -> Algoritma Enkripsi -> Cipher teks ->Algoritma Dekrispsi -> Plain teks
User A | | User B
|———————-Kunci (Key) ——————–|
Gambar 1
Informasi asal yang dapat di mengerti di simbolkan oleh Plain teks, yang kemudian oleh algoritma Enkripsi diterjemahkan menjadi informasi yang tidak dapat untuk dimengerti yang disimbolkan dengan cipher teks. Proses enkripsi terdiri dari dua yaitu algoritma dan kunci. Kunci biasanya merupakan suatu string bit yang pendek yang mengontrol algoritma. Algoritma enkripsi akan menghasilkan hasil yang berbeda tergantung pada kunci yang digunakan. Mengubah kunci dari enkripsi akan mengubah output dari algortima enkripsi.
Sekali cipher teks telah dihasilkan, kemudian ditransmisikan. Pada bagian penerima selanjutnya cipher teks yang diterima diubah kembali ke plain teks dengan algoritma dan dan kunci yang sama.
Keamanan dari enkripsi konvensional bergantung pada beberapa faktor. Pertama algoritma enkripsi harus cukup kuat sehingga menjadikan sangat sulit untuk mendekripsi cipher teks dengan dasar cipher teks tersebut. Lebih jauh dari itu keamanan dari algoritma enkripsi konvensional bergantung pada kerahasian dari kuncinya bukan algoritmanya. Yaitu dengan asumsi bahwa adalah sangat tidak praktis untuk mendekripsikan informasi dengan dasar cipher teks dan pengetahuan tentang algoritma diskripsi / enkripsi. Atau dengan kata lain, kita tidak perlu menjaga kerahasiaan dari algoritma tetapi cukup dengan kerahasiaan kuncinya.
Manfaat dari konvensional enkripsi algoritma adalah kemudahan dalam penggunaan secara luas. Dengan kenyataan bahwa algoritma ini tidak perlu dijaga kerahasiaannya dengan maksud bahwa pembuat dapat dan mampu membuat suatu implementasi dalam bentuk chip dengan harga yang murah. Chips ini dapat tersedia secara luas dan disediakan pula untuk beberapa jenis produk. Dengan penggunaan dari enkripsi konvensional, prinsip keamanan adalah menjadi menjaga keamanan dari kunci.

B. Enkripsi Public-Key
Salah satu yang menjadi kesulitan utama dari enkripsi konvensional adalah perlunya untuk mendistribusikan kunci yang digunakan dalam keadaan aman. Sebuah cara yang tepat telah diketemukan untuk mengatasi kelemahan ini dengan suatu model enkripsi yang secara mengejutkan tidak memerlukan sebuah kunci untuk didistribusikan. Metode ini dikenal dengan nama enkripsi public-key dan pertama kali diperkenalkan pada tahun 1976.
Plain teks -> Algoritma Enkripsi -> Cipher teks -> Algoritma Dekrispsi -> Plain teks
User A | | User B
Private Key B —-|
|———————-Kunci (Key) ——————–|
Gambar 2
Algoritma tersebut seperti yang digambarkan pada gambar diatas. Untuk enkripsi konvensional, kunci yang digunakan pada prosen enkripsi dan dekripsi adalah sama. Tetapi ini bukanlah kondisi sesungguhnya yang diperlukan. Namun adalah dimungkinkan untuk membangun suatu algoritma yang menggunakan satu kunci untuk enkripsi dan pasangannya, kunci yang berbeda, untuk dekripsi. Lebih jauh lagi adalah mungkin untuk menciptakan suatu algoritma yang mana pengetahuan tentang algoritma enkripsi ditambah kunci enkripsi tidak cukup untuk menentukan kunci dekrispi. Sehingga teknik berikut ini akan dapat dilakukan :
  1. Masing – masing dari sistem dalam network akan menciptakan sepasang kunci yang digunakan untuk enkripsi dan dekripsi dari informasi yang diterima.
  2. Masing – masing dari sistem akan menerbitkan kunci enkripsinya ( public key ) dengan memasang dalam register umum atau file, sedang pasangannya tetap dijaga sebagai kunci pribadi ( private key ).
  3. Jika A ingin mengisim pesan kepada B, maka A akan mengenkripsi pesannya dengan kunci publik dari B.
  4. Ketika B menerima pesan dari A maka B akan menggunakan kunci privatenya untuk mendeskripsi pesan dari A.
Seperti yang kita lihat, public-key memecahkan masalah pendistribusian karena tidak diperlukan suatu kunci untuk didistribusikan. Semua partisipan mempunyai akses ke kunci publik ( public key ) dan kunci pribadi dihasilkan secara lokal oleh setiap partisipan sehingga tidak perlu untuk didistribusikan. Selama sistem mengontrol masing – masing private key dengan baik maka komunikasi menjadi komunikasi yang aman. Setiap sistem mengubah private key pasangannya public key akan menggantikan public key yang lama. Yang menjadi kelemahan dari metode enkripsi publik key adalah jika dibandingkan dengan metode enkripsi konvensional algoritma enkripsi ini mempunyai algoritma yang lebih komplek. Sehingga untuk perbandingan ukuran dan harga dari hardware, metode publik key akan menghasilkan performance yang lebih rendah. Tabel berikut ini akan memperlihatkan berbagai aspek penting dari enkripsi konvensional dan public key.
Enkripsi Konvensional
Yang dibutuhkan untuk bekerja :
  1. Algoritma yang sama dengan kunci yang sama dapat digunakan untuk proses dekripsi – enkripsi.
  2. Pengirim dan penerima harus membagi algoritma dan kunci yang sama.
Yang dibutuhkan untuk keamanan :
  1. Kunci harus dirahasiakan.
  2. Adalah tidak mungkin atau sangat tidak praktis untuk menerjemahkan informasi yang telah dienkripsi.
  3. Pengetahuan tentang algoritma dan sample dari kata yang terenkripsi tidak mencukupi untu menentukan kunc.
Enkripsi Public Key
Yang dibutuhkan untuk bekerja :
  1. Algoritma yang digunakan untuk enkripsi dan dekripsi dengan sepasang kunci, satu untuk enkripsi satu untuk dekripsi.
  2. Pengirim dan penerima harus mempunyai sepasang kunci yang cocok.
Yang dibutuhkan untuk keamanan :
  1. Salah satu dari kunci harus dirahasiakan.
  2. Adalah tidak mungkin atau sangat tidak praktis untuk menerjemahkan informasi yang telah dienkripsi.
  3. Pengetahuan tentang algoritma dan sample dari kata yang terenkripsi tidak mencukupi untu menentukan kunci.